Tampilkan postingan dengan label kenangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kenangan. Tampilkan semua postingan
Senin, 23 Juni 2014
Sabtu, 22 Juni 2013
touring with JILLAH COMMUNITY
Saat saya duduk di kelas XI IPA,saya mempunyai pengalaman yaitu jalan-jalan dalam rangka liburan semeter 2 termasuk juga para guru kami.
Pada pukul 08.00 WIB kami datang ke sekolah, saat di sekolahan kami berphoto dan mengabadikan momen-momen indah. Setlah sekian lama, akhirnya pukul 08.30 WIB kami berangkat, saya pada saaat itu naik bus nomor urut 3. Suasana didalam bus itu sangat asyik penuh canda tawa sesama kami,wali kelas dan guru pembimbing.
Tujuan pertama kami adalah Puncak Lawang. Dalam perjalanan menuju puncak lawang tersebut kami singgah dulu di rumah makan AIA BADARUN, karena ada diantara kami yang akan membeli makanan. Setalah itu perjalanan dilanjutkan, terlihat dari kejauhan bukit-bukit berbaris begitu indah. Malahan suasana seperti itu kami lihat sepanjang jalan sampai ke puncak lawang
Setelah sampai di tujuan, kami turun dan berkumpul menuju bagian puncak tertinggi dari puncak lawang tersebut. Saat disana kami sibuk mengabadikan momen-momen indah dan gokil yang kita ciptakan dengan latar belakang panorama yang begitu indah. Suhu nya sangat dingin dan kabut mulai turun menyapa kami, setelah itu kami menyantap makanan yang telah kami bawa masing-masing. Terlihat para atlit paralayang dan turis menikmati olahraga paralayang dengan panorama danau Maninjau dari ketinggian. Setalah itu kami bergegas untuk sholat dzuhur di mushalla dekat lokasi itu.
Pada pukul 14.00 WIB rombongan kami pun meninggalkan puncak lawang dan kami menuju ambun pagi. Saat dalam bus, suasana kami tambah seru ditambah lagi dengan music yang bisa menggoyangkan badan.
Sampai disana,saya dan teman-teman menikmati pemadangan yang disuguhkan oleh alam dengan begitu sempurna. Kami pun tak lupa untuk mengabadikan momen indah sesama kami. Sya pun mengunjungi toko souvenir yang berjaja di sepanjang jalan menuju pintu keluar.
Setelah dari embun pagi, kita menuju ke Bukittinggi kota wisata. Sewaktu disana kami berburu souvenir dan jajanan yang enak tapi murah. Malam hari di Bukittinggi begitu indah dengan adanya keramaian dan jam gadang yang menjadi icon kota wisata.
Tak terasa hari sudah menunjukkan pukul 21.00 WIB, maka rombongan kami pulang ke Pariaman, dan tak lupa kita membeli buah tangan khas Bukittinggi yaitu sanajai untuk dibawa ke rumah sebagai ole-ole. Setelah selesai belanja ole-ole, perjalanan kami lanjutkan menuju Pariaman. Kami sampai di depan sekolahan sekitar jam 23.00 WIB, dan kami berpencar menuju rumah masing-masing, ada yang dijemput oleh orang tuanya, ada yang diantar oleh busnya samapai kerumah, dan ada juga yang tidur di kosan teman untuk menunggu siangnya hari.
Pada pukul 08.00 WIB kami datang ke sekolah, saat di sekolahan kami berphoto dan mengabadikan momen-momen indah. Setlah sekian lama, akhirnya pukul 08.30 WIB kami berangkat, saya pada saaat itu naik bus nomor urut 3. Suasana didalam bus itu sangat asyik penuh canda tawa sesama kami,wali kelas dan guru pembimbing.
Tujuan pertama kami adalah Puncak Lawang. Dalam perjalanan menuju puncak lawang tersebut kami singgah dulu di rumah makan AIA BADARUN, karena ada diantara kami yang akan membeli makanan. Setalah itu perjalanan dilanjutkan, terlihat dari kejauhan bukit-bukit berbaris begitu indah. Malahan suasana seperti itu kami lihat sepanjang jalan sampai ke puncak lawang
Setelah sampai di tujuan, kami turun dan berkumpul menuju bagian puncak tertinggi dari puncak lawang tersebut. Saat disana kami sibuk mengabadikan momen-momen indah dan gokil yang kita ciptakan dengan latar belakang panorama yang begitu indah. Suhu nya sangat dingin dan kabut mulai turun menyapa kami, setelah itu kami menyantap makanan yang telah kami bawa masing-masing. Terlihat para atlit paralayang dan turis menikmati olahraga paralayang dengan panorama danau Maninjau dari ketinggian. Setalah itu kami bergegas untuk sholat dzuhur di mushalla dekat lokasi itu.
Pada pukul 14.00 WIB rombongan kami pun meninggalkan puncak lawang dan kami menuju ambun pagi. Saat dalam bus, suasana kami tambah seru ditambah lagi dengan music yang bisa menggoyangkan badan.
Sampai disana,saya dan teman-teman menikmati pemadangan yang disuguhkan oleh alam dengan begitu sempurna. Kami pun tak lupa untuk mengabadikan momen indah sesama kami. Sya pun mengunjungi toko souvenir yang berjaja di sepanjang jalan menuju pintu keluar.
Setelah dari embun pagi, kita menuju ke Bukittinggi kota wisata. Sewaktu disana kami berburu souvenir dan jajanan yang enak tapi murah. Malam hari di Bukittinggi begitu indah dengan adanya keramaian dan jam gadang yang menjadi icon kota wisata.
Tak terasa hari sudah menunjukkan pukul 21.00 WIB, maka rombongan kami pulang ke Pariaman, dan tak lupa kita membeli buah tangan khas Bukittinggi yaitu sanajai untuk dibawa ke rumah sebagai ole-ole. Setelah selesai belanja ole-ole, perjalanan kami lanjutkan menuju Pariaman. Kami sampai di depan sekolahan sekitar jam 23.00 WIB, dan kami berpencar menuju rumah masing-masing, ada yang dijemput oleh orang tuanya, ada yang diantar oleh busnya samapai kerumah, dan ada juga yang tidur di kosan teman untuk menunggu siangnya hari.
Senin, 24 Desember 2012
puisi
Sepenggal lirik lagu yang
menemani ku dikala merindukanmu papa
Teringat masa kecilku
Kau lambung dan kau manja
indahnya saat itu
Buatku melambung
Disismu ku terngiang hangat nafas
segar harum tubuhmu
Kau tuturkan segala mimpi-mimpi
serta harapanmu
Kau ingin ku menjadi yang terbaik
bagimu
Patuhi perintah mu
Jauhkan godaan yang mungkin yang
mungkin ku lakukan
Dalam waktu ku beranjak dewasa
Jangan sampai membuatku
Terbelenggu jatuh dan terinjak
Tuhan tolong sampaikan sejuta
sayangku untuknya,ku trus berjanji takan hianati pintanya
Papa dengarlah betapa
sesungguhnya ku mencintai mu
Kan kubuktikan ku mampu penuhi
maumu
Andaikan detik itu kan terukir
kembali
ku redupkan suasan basuh jiwaku
membahagiakan aku yang haus akan kasih dan sayang mu
kuwujudkan segala sesuatu yang
pernah terlewati
Tuhan tolonglah sampai kan sejuta
sayangku untuknya ku terus berjanji takan hianati pintanya
Papa dengarlah betapa
sesungguhnya ku mencintai mu
Kan ku buktikan ku mampu penuhi
mau mu....
Selasa, 27 November 2012
SAPEK
saat masa-masa itu tidak akan terjadi,dan hanya menjadi secercah cahaya pada masa lalu yang pernah menerangi dan ikut dalam cerita suka duka,cinta,benci dan kerumitan yang terjadi diantar kita.
to be continued
Langganan:
Postingan (Atom)










